IAIN TV selenggarakan Workshop TV Produksi
Televisi Civitas Akademika IAIN “Sultan Maulana Hasanuddin“ Banten atau yang dikenal dengan IAIN TV menggelar Pelatihan dalam rangka Capacity Building yaitu menyelenggarakan kegiatan pelatihan dan Workshop Televisi Produksi. Dalam kegiatan ini diikuti oleh sembilan orang peserta yang terdiri dari beberapa jurusan dari Fakultas uShuluddin dan Dakwah ini. Meski kegiatan ini hanya diikuti oleh hanya beberapa peserta, kegiatan dapat berjalan dengan seksama,nampak di setiap waktu yang dijadwalkan peserta hadir dengan antusias, apalagi pemateri dari kalangan proporsional.
Amrullah atau yang sering dikenal dengan Arul selaku petugas Laboran Lab TV dan Radio Fakultas Ushuluddin dan Dakwah yang dalam kegiatan ini sebagai Pembantu Umum mengatakan harapannya bahwa mudah-mudahan peserta pelatihan ini dapat mengewajantahkan apa yang mereka dapati dari pembelajaran praktis ini. “Soal peserta yang relatif sedikit, terus terang aja kami tidak merekrut banyak peserta sebagai tujuan utama, sedikit tapi berbobot itulah yang diharapkan, disamping itu karena fasilitas yang dimiliki Lab sebagai Port dari kegiatan ini masih relatif kurang mendukung untuk menerima peserta dalam kapasitas banyak. Seperti komputer editing, selain spesifikasi yang pas-pasan, juga jumlahnya Cuma dua, ada tiga semuanya, yang satu untuk On-Air.
Menyinggung soal sumber dana yang digunakan kegiatan pelatihan tersebut, Arul mengatakan bahwa biaya operasional dan kebutuhan selama pelatihan ini berasal dari peserta, “Kami tarik kontribusi mereka sebesar Rp 500.000 untuk menjamin kebutuhan mereka selama 3 bulan,kebutuhan tersebut meliputi honor pemateri, konsumsi, pembelian cd, minidvi, kemeja iain tv, potokoopi makalah, transport praktek latihan dan sekian persennya untuk biaya ATK seperi spidol, kertas, tinta dsb.Maklumlah, Lab tv kan belum punya anggaran untuk kegiatan ini, mudah-mudahan sekarangkan udah BLU ni, kegiatan ini pun akan kami laporkan kepada pihak yang berkaitan.
Lab TV Mini memang bukan unit pelatihan, akan tetapi menyikapi berbagai tanggapan bahwa lab TV kurang komprehensif dalam melayani kebutuhan mahasiswa, maka sebagai salah satu upaya memberikan kesempatan, pelatihan tersebut diselenggarakan.
“dulu pernah diselenggarakan secara gratis, pendaftar banyak, tentu disini tidak tertampung, akhirnya peserta pun bongkar pasang, satu demi satu berkurang, mungkin juga bosan dengan pemateri yang waktu itu Cuma saya(arul-red.), tapi sekarang alhamdulillah seperti pak Prof Fauzul Iman, Bu Uyoh, Bu Ilah,Pak Uib, pak H Rodani, pak sayafiin, Bu Umdah, Pak Muhibudin, bu Rina, mereka support terhadap kegiatan ini, mereka mengisi kegiatan sesuai dengan kapasitasnya dan proporsinya.
Ketika ditanya redaksi, mengenai dasar kegiatan ini dilaksanakan, Arul yang menjabat sebagai sebagai pembantu umum dalam kegiatan pelatihan tersebut mengungkapkan: “Dalam beberapa visi dan misi IAIN “SMH” Banten begitupun visi-misi Fakultas Ushuluddin dan Dakwah dapat diterjemahkan bahwa Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN “SMH” Banten dapat mengakomodir minat dan bakat yang dimiliki oleh mahasiswa yang berada di dalamnya, sehingga dapat mencetak insan-insan profesional dalam bidangnya. Untuk itu pengembangan pengalaman mereka selama masih menjadi mahasiswa dapat diwujudkan dengan menambah kegiatan yang bersifat mendukung realisasi visi-misi tersebut, diantaranya dengan mengadakan berbagai macam pemanfaatan peluang yang dimilikinya. Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN “SMH” Banten memiliki kekayaan mahasiswa yang cukup untuk dijadikan benih-benih kaum professional; para pemikir dan tenaga teknis akan berhamburan dari fakultas ini. Betapa tidak, selain memiliki komposisi informasi pengetahuan dunia internasional dengan didukungnya Perpustakaan Iran Corner, juga peralatan multimedia laboratorium Televisi dan Radio yang dapat dikategorikan standar siaran. Kedua modal tersebut tadi saya gambarkan merupakan modal kaki segitiga, masih ada satu kaki lagi yang akan mengikat dan membentuk kesatuan bangun yang utuh, yaitu “setting” (Pengaturan). Setting (Pengaturan) dalam hal ini memiliki makna bagaimana mahasiswa tersebut diseting atau diinstal dengan program-program yang aplikatif, katakanlah, ilmu agama sebagai anti virusnya, dan kegiatan profesional sebagai peran dan fungsinya di masyarakat. Ketika mereka selesai menimba ilmu dan pengalaman di Fakultas Ushuluddin dan Dakwah ini, mereka menjadi insan yang dicita-citakan oleh visi dan misi tadi.
Kegiatan ini bernama “Workshop TV Produksi”, yaitu kegiatan belajar mengambil gambar video, mengedit atau mengolahnya, dan menerapkannya untuk berbagai kebutuhan yang dilaksanakan atas dasar permintaan mahasiswa sebagai peserta yang berniat memfokuskan diri di bidang profesi audio video.
Tim pelaksananya sebagai berikut: Penasehat: Dekan FUD (Prof. Dr. H. Fauzul Iman, M.A.), Penanggungjawab: PD I Bidang Akademik (Dra. Nihayatul Masykuroh, M.Si.), Ketua Pelaksana : Ketua Jurusan KPI (Ilah Holilah, S.Ag. M.Si.), Sekretaris : Sholahudin Al-ayubi, M.A., Bendahara : Dra. Eneng Purwanti, M.A.dan Pembantu Umum : Amrullah, A.Ma.
Tujuan Workshop TV Produksi ini tidak lain untuk memberi pengalaman teknis bagaimana mereka mahir dalam mengendarai perangkat elektronik maupun perangkat lunaknya. Selain itu juga supaya terjadi kontinyuitas mereka–mereka yang telah berhasil. Apalagi bagi mahasiswa yang memiliki korelasi dengan jurusan yang ditempuhnya, mudah-mudahan Workshop TV Produksi ini merupakan pengetahuan teknis yang mendukung dan menunjang pengetahuan yang mereka miliki dalam perkuliahan.
Kegiatan pelatihan ini dijadwalkan selesai pada pertengahan bulan juni 2010, dan memiliki kemungkinan akan dibuka kembali.(Amr-)